91 WNIO dipulangkan, KBRI Kuwait Terus Berupaya Menjadikan Kuwait Zero WNI Overstayers

KBRI Kuwait: Rabu 28 Oktober 2015 KBRI Kuwait kembali memulangkan 91 Warga Negara Indonesia di Kuwait yang overstayers (WNI Overstayer) yang mayoritas adalah tenaga kerja wanita. Setelah ditampung di KBRI selama seminggu, Duta Besar RI untuk Kuwait Tatang Budie Utama Razak melepas dan memimpin doa secara langsung sekaligus berpesan bahwa upaya keras pemerintah Indonesia saat ini untuk memulangkan seluruh WNI overstayers di berbagai belahan dunia perlu disambut dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pemerintah juga tidak hanya membiayai seluruh proses pemulangan dari negara asal WNIO ke kampung halaman masing-masing, akan tetapi juga Pemerintah memberikan program pelatihan serta pemberdayaan agar para WNI Overstayers yang tiba di tanah air mampu berwirausaha.

Sejak bulan Januari hingga Oktober 2015, KBRI Kuwait telah memulangkan 323 WNIO dan saat ini 289 orang dalam proses pemulangan. KBRI Kuwait terus menjalin kerjasama dengan berbagai kalangan termasuk kelompok masyarakat Indonesia di Kuwait untuk menuntaskan masalah WNI Overstayers serta kasus-kasus TKI lainnya yang dari tahun ke tahun terus menurun.

Berdasarkan data dari pihak imigrasi Kuwait pada tahun 2015, saat ini tercatat jumlah WNI sebanyak 8.887 dengan rincian 5.499 TKW Pembantu Rumah tangga dan sisanya adalah tenaga profesional dan tenaga formal beserta keluarga. Sementara itu WNI Overstayers di Kuwait saat ini diperkirakan kurang dari 1.000 orang. Untuk itu KBRI Kuwait terus berupaya keras untuk menangani dan mengatasi masalah overstayers tersebut dan diharapan akhir tahun 2016 tidak ada lagi WNI Overstayers. Sementara itu, TKW PLRT yang harus ditampung di KBRI dalam tahun 2015 (Januari-Oktober) sebanyak 30 orang. Berbagai langkah dan upaya terus dilakukan termasuk melakukan interview kepada TKI yang dilayani KBRI yang dilakukan oleh staf, pejabat diplomatik hingga Duta Besar untuk memastikan TKI di Kuwait mendapat hak-hak sepenuhnya dan sebagai cara untuk deteksi dini.

Duta Besar RI untuk Kuwait, Tatang Razak bertekad untuk membangun hubungan bilateral Indonesia-Kuwait yang lebih menguntungkan khususnya di bidang ekonomi mengingat Kuwait dan Indonesia memiliki potensi di bidang ekonomi yang sangat besar namun belum digali lebih dalam. Pada bulan September lalu Menteri Luar Negeri Indonesia dan Kuwait mengadakan pertemuan di New York di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB dan sepakat untuk meningkatkan hubungan ekonomi kedua negara.

 

Sumber Berita & Foto : KBRI Kuwait

Suasana Kepulangan
Suasana Kepulangan
Para WNIO Siap tinggal landas
Para WNIO Siap tinggal landas
Bapak Dubes Memberi Pengarahan Kepada WNIO
Bapak Dubes Memberi Pengarahan Kepada WNIO
PAra WNIO yang akan pulang doa bersama
PAra WNIO yang akan pulang doa bersama
Suasana Kepulangan
Suasana Kepulangan
(Visited 1,763 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *