Alhamdulillah, MOI Berhasil menangkap anggota teroris kuwait

Dalam Operasi yang sukses untuk menangkap kelompok yang disebut Negara Islam (IS), badan keamanan Kuwait telah melakukan tiga operasi di Kuwait dan luar negeri yang berhasil menangkap sejumlah anggota IS yang menargetkan Kuwait.

Pada operasi pertama, badan keamanan menangkap anggota IS Talal Naif Raja, seorang warga Kuwait yang lahir pada tahun 1998, yang berencana untuk melaksanakan beberapa operasi pemboman terhadap sebuah masjid Jaafari di Hawali Governorate dan fasilitas MOI.

Setelah penangkapannya, Raja memberikan informasi rinci kepada badan keamanan tentang rencananya nya. Dia mengaku telah bersumpah setia kepada kelompok IS dan telah menerima instruksi dari IS tokoh luar negeri dan berencana untuk melaksanakan skema tersebut di akhir bulan suci Ramadan atau selama hari-hari pertama Idul Fitri, direncanakan mulai Juli 6.

Raja mencatat bahwa ia diperintahkan untuk datang sendiri atau mengirim anggota muda, untuk memakai sabuk peledak,atau untuk membeli senapanĀ  untuk digunakan dalam operasi teroris di Kuwait.

Dalam operasi kedua, badan keamanan berhasil menangkap di luar negeri dan membawa pulang teroris Ali Mohammad Omar, warga negara Kuwait yang lahir pada tahun 1988, ibunya Hessa Abdullah Mohammad, seorang warga Kuwait yang lahir pada tahun 1964.

Omar mengaku bahwa ia telah bergabung dengan kelompok IS setelah mendapat hasutan dari ibunya yang juga menghasut kakaknya Abdullah, seorang warga Kuwait yang lahir pada tahun 1991, untuk bergabung dengan kelompok teroris. Dia menambahkan bahwa saudaranya Abdullah tewas dalam pertempuran di Irak.

Dia meninggalkan Inggris, di mana ia belajar teknik perminyakan, setelah kematian saudaranya Abdullah dan bepergian bersama dengan ibunya di Suriah di mana mereka bergabung dengan kelompok teroris. Dia menambahkan bahwa kelompok itu ditugaskan untuk bertanggung jawab atas operasi ladang minyak dan gas di sana dan mendidik istri dan anak-anak anggota IS dan mengajarkan ideologis untuk mengadopsi terorisme.

Dalam operasi ketiga, badan keamanan menangkap empat anggota sel di Kuwait. Pernyataan mencatat bahwa tiga anggota ditangkap, dua warga negara, yaitu Mubarak Fahad Mubarak, lahir pada tahun 1994 dan Abdullah Mubarak Mohammad, yang lahir pada tahun 1992 dan bekerja di Departemen Dalam Negeri, dan warga negara yang tidak disebutkan namanya dari negara Asia. Ia menambahkan bahwa anggota keempat masih buron.

Pihak keamanan berterimakasih kepada warga, berkat bantuan warga Kuwait dan kepercayaan dari kepemimpinan politik mereka akanĀ  terus siap untuk menjaga keselamatan dan keamanan negara.

 

moi

 

sumber:kuwaittimes

(Visited 1,020 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *