Amnesti untuk para overstayed di perpanjang sampai 22 April 2018, 64 WNI Undocumented telah di pulangkan oleh KBRI

Menteri luar negeri Sheikh Khaled Al-Jarrah Al-Sabah telah memperpanjang amnesti untuk para overstayer sampai 22 April.menurut laporan bahwa sebanyak 50.000 pelanggar residensi telah memanfaatkan amnesti yang phase pertama sampai tanggal 23 Februari. Pengampunan tersebut memungkinkan pelanggar tempat tinggal meninggalkan negara tersebut tanpa perlu membayar denda selebihnya dan juga memungkinkan mereka untuk kembali ke negara tersebut jika mereka berhasil memperoleh ijin kerja yang baru.

Diperkirakan ada sebanyak 100.000 ekspatriat tinggal di negara Kuwait tanpa izin tinggal resmi. Menurut data jumlah penduduk terbaru dari Otoritas Publik dan Informasi Sipil Kuwait, ada 3,1 juta ekspatriat di negara ini dimana sekitar 1,4 juta warga negara Kuwait.

Dalam sebuah keputusan terkait, direktur jenderal departemen Residensi mengeluarkan sebuah keputusan yang mengizinkan pembantu rumah tangga yang terdaftar oleh sponsor mereka untuk pindah ke sponsor baru tanpa persetujuan terlebih dahulu dari majikan semula. Sebelumnya, pekerja dan pelayan yang terdaftar oleh atasan mereka karena pelarian atau pelarian tidak diizinkan untuk mendapatkan tempat tinggal mereka tanpa persetujuan dari sponsor mereka, beberapa di antaranya mengeksploitasi fasilitas ini terhadap para pekerja. Menurut keputusan tersebut, pembantu yang terdaftar sebagai pelarian dapat memindahkan tempat tinggal mereka ke sponsor baru, asalkan sponsor baru membayar semua denda (jika ada) terhadap mereka. PRT tersebut kemudian tidak dapat ditransfer ke sponsor yang lain sampai satu tahun berlalu sejak tanggal transfer.

KBRI Kuwait sampai saat ini telah memulangkan sebanyak 64 orang warga undocumented sejak dibukanya amnesti ini. KEseriusan KBRI cukup diapresiasi dimana telah dibentuk Tim Satgas Percepatan Pemulangan KBRI Kuwait untuk memanfaatkan fasilitas Amnesti ini dengan optimal. Diharapkan seluruh warga Indonesia Di Kuwait turut membantu upaya amnesti ini dengan melaporkan atau mengajak pihak terkait untuk melapor ke KBRI dan mengikuti program amnesti sebelum masa ini berakhir.

(Visited 90 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *