Arab Saudi mengeksekusi mati 47 orang yang terlibat aksi terorisme

Arab Saudi mengeksekusi 47 orang pada hari Sabtu dengan dakwaan terorisme, sebagian besar tersangka anggota Al-Qaeda, Kementerian Dalam Negeri mengatakan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di televisi negara.

Televisi negara memperlihatkan gambar dari setelah serangan Al-Qaeda dalam dekade terakhir. Mufti Sheikh Abdulaziz Al-Asheikh muncul di televisi untuk menggambarkan eksekusi. Dalam konferensi pers bersama dengan Departemen Dalam Negeri dan Departemen Kehakiman, diumumkan bahwa para teroris dieksekusi atas tindakan mereka dan bukan karena afiliasi mereka.

Eksekusi dilakukan di dalam penjara di seluruh kerajaan dan dilaksanakan melalui regu tembak atau dengan hukuman penggal. Tidak ada foto atau rekaman video dari eksekusi tersebut karena dilarang secara hukum. Eksekusi tersebut mencerminkan tekad Arab Saudi untuk memerangi teror dan diputuskan hanya beberapa minggu setelah inisiatif Kerajaan untuk membentuk Aliansi Militer Islam melawan teror.

Kementerian Dalam Negeri Mansour Juru bicara Al-Turki mengatakan, “Kerajaan mengutuk segala bentuk terorisme dan menganggap tindakan ini lebih buruk dari kejahatan korupsi.” Menyoroti keseriusan Kerajaan memandang terorisme, tambahnya, “Pasukan keamanan akan berupaya dalam memerangi siapa pun yang terlibat dengan kelompok teroris,” kata Al-Turki.

Sebuah pengadilan khusus untuk menangani tindakan teror terkait di Arab Saudi, yang didirikan pada tahun 2008, telah menangani 2.225 kasus yang melibatkan 6.122 tersangka. Dari 55 hukuman mati diperintah oleh pengadilan sejak saat itu. Saat ini ada 179 orang yang kasusnya masih terbuka.
163 orang telah dibebaskan dari semua tuduhan oleh pengadilan dan telah menerima total SR15,250,00 kompensasi antara mereka.

Eksekusi dari 47 orang dengan alasan keamanan adalah eksekusi terbesar untuk pelanggaran di Arab Saudi sejak tahun 1980 pembunuhan 63 militan yang merebut Masjid Agung Mekah pada tahun 1979.
Arab Saudi pada tahun 2015 mengalami serangkaian pemboman dan penembakan lanjut serangan oleh teroris. Sebelumnya pada tahun itu, sebuah masjid di Provinsi Timur dibom dan serangan pada kedua digagalkan oleh relawan keamanan.

 

sumber:arabnews

(Visited 741 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *