Dalam 6 bulan, 300 Expat yang mengemudi tanpa SIM di deportasi

Asisten Wakil Bidang Lalu Lintas Kementerian Dalam Negeri Mayor Jenderal Abdallah AlMuhanna membantah tuduhan bahwa departemen lalu lintas menargetkan ekspatriat, mengutip harian Al Rai Arab. “Mereka adalah bagian dari kebangkitan negara dan kami tidak menyangkal peran mereka. Jika ada sebagian dari mereka yang terkena dampak, itu karena mereka tidak menghormati hukum negara, hal itu merupakan sesuatu yang tidak kita tolerir pada siapa pun. Ketika kita melihat expat mengendarai mobil tanpa lisensi, atau mengemudi kendaraan yang tua, maka kita tidak akan memberi kemudahan pada mereka kata Mayor Jenderal Muhanna.

Lebih dari 300 ekspatriat dideportasi selama enam bulan terakhir karena mengemudi tanpa lisensi.

Dia juga menambahkan bahwa expat yang menerima SIM-nya sebelum adanya keputusan yang menghubungkan periode License dengan visa dapat menyelesaikan periode 10 tahun karena peraturan tersebut tidak termasuk didalamnya. Dia menambahkan bahwa lisensi dari expat yang diperoleh kemudian mengubah pekerjaannya akan dicabut.

 

sumber:indiansinkuwait.com

(Visited 197 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *