Grace Period Untuk Domestic Worker Mendapatkan Izin Tinggal

Kuwait (9/7), Departemen Umum untuk Residence Affair telah mengeluarkan keputusan yang diharapkan dapat memberikan manfaat kepada sekitar 30.000 domestic worker (driver, pembantu rumah dan pekerja kasar) yang membawa izin tinggal Artikel 20, laporan harian Al Qabas.

Sumber-sumber informasi keamanan mengatakan grace period/masa tenggang akan diberikan kepada sekitar 30.000 pelanggar yang menjadi bagian dari 110.000 para pelanggar hukum residens dari semua negara, sebuah kesempatan untuk bisa tinggal secara legal di negara itu, yang akan diberikan asalkan mereka mendatangi Departemen Imigrasi di gubernuran masing-masing, kemudian mereka memegang paspor yang masih berlaku dan tidak ada kasus pidana terhadap mereka.

Keputusan ini juga mengatakan bahwa izin tinggal untuk kategori ini akan diberikan dalam waktu 48 jam untuk membuat aplikasi. Sumber mengatakan Direktur Jenderal Direktorat Jenderal untuk Residence Negeri, Mayor Jenderal Maarafi Talal telah memberikan instruksi kepada manajer departemen pada enam gubernuran untuk mengeluarkan izin tinggal dalam waktu 48 jam dari aplikasi.

Menurut sumber itu, keputusan ini juga termasuk pasangan dan anak-anak dari warga yang memegang artikel 22. Sumber mengatakan keputusan ini akan memecahkan masalah kesenjangan hukum yang ada sebelumnya ketika pelanggar dirujuk ke Departemen Umum untuk Investigasi tanpa pemberian izin tinggal .

Sumber itu menambahkan bahwa sebuah operasi keamanan, yang terdiri dari gabungan banyak sektor keamanan, akan segera diluncurkan, khususnya setelah Idul Fitri ini untuk menangkap pelanggar hukum tinggal yang akan diikuti dengan deportasi.

 

sumber:arabtimesonline

(Visited 139 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *