Karena Aturan Baru ini, Ratusan Engineer Ekspat Kesulitan Memperbaharui Visa Kerja

Ratusan Engineer ekspat menemukan kesulitan dalam proses memperbarui visa kerja mereka dikarenakan peraturan baru yang tiba-tiba diterapkan oleh Otoritas Publik untuk Tenaga Kerja.

Peraturan yang diedarkan ke semua departemen tenaga kerja awal pekan ini menyatakan bahwa Engineer asing tidak akan dapat memperbarui visa kerja mereka kecuali jika mereka mendapatkan persetujuan (NOC) dari Kuwait Society of Engineers (KES). Untuk mendapatkan NOC, para Engineer harus lulus dari universitas yang terakreditasi  dan mendapatkan kursus terakreditasi pada daftar KES.

Sejak Selasa minggu lalu, ratusan insinyur ekspatriat berkumpul di tempat KES di Bnaid El Gar untuk mendapatkan NOC. Mereka mengantri selama lebih dari satu jam untuk melakukan proses aplikasi.

Kuwait Engineering Forum (KEF), sebuah organisasi teknik yang terdiri dari lebih dari 1.400 insinyur dari India. Mereka memverifikasi bahwa mereka menghadapi masalah yang sama dengan peraturan baru karena tidak banyak perguruan tinggi di India diakreditasi berdasarkan sistem akreditasi NBA yang saat ini digunakan oleh KSE. Salah satu anggota KEF menyatakan bahwa masalah ini akan mempengaruhi hampir 60 persen insinyur India yang bekerja di Kuwait.

Selain itu, bahkan jika seseorang memiliki gelar teknik dari perguruan tinggi terakreditasi, mereka masih harus mengikuti ujian di KSE sebelum memperoleh sertifikat tanpa keberatan tersebut. Ujian dan kelas persiapan ujian harus dibayar oleh individu, meskipun mungkin beberapa perusahaan akan menanggung biaya pegawainya.

Menurut informasi , hal ini berlaku untuk insinyur ekspat yang bekerja di sektor swasta dan mungkin merupakan langkah awal dalam menerapkan peraturan serupa untuk profesi lain di masa yang akan datang.

Rasa khawatir semakin bertambah  di kalangan komunitas ekspatriat di Kuwait setelah serangkaian keputusan pemerintah dibuat dalam beberapa pekan terakhir, yang mereka yakini adalah bagian dari  kebijakan untuk mengurangi jumlah orang asing di negara tersebut.

(Visited 485 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *