KBRI Kuwait akan segera menerapkan SIMKIM untuk pembuatan Passport

Pemerintah Indonesia saat ini telah memulai untuk menerapkan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM), dan juga tentunya tidak lama lagi akan diterapkan di Kuwait.

Apa itu SIMKIM? SIMKIM adalah sistem yang mengintegrasikan seluruh fungsi keimigrasian baik di dalam maupun di luar negeri. Melalui penerapan SIMKIM, pelaksanaan fungsi keimigrasian seperti pelayanan paspor untuk WNI dan visa untuk WNA akan semakin efektif, terintegrasi dan profesional.

Dengan diterapkannya SIMKIM, pemohon pembuatan Paspor RI wajib datang langsung ke KBRI untuk melakukan proses pengambilan sidik jari (biometrik), pengambilan foto (face recognition), dan wawancara.

Jadi tidak seperti sebelumnya, pembuatan SIMKIM akan memakan waktu sekitar 3 hari, dibanding dengan sebelumnya yang hanya membutuhkan waktu satu hari maka passport bisa jadi. Hal senada disampaikan oleh Bapak Dubes KBRI dalam sambutannya dalam acara pertemuan ketua MA dengan Diaspora Indonesia di KBRI sabtu 11/12/2017.

Secara umum Prosedur dan ketentuan pembuatan paspor dengan SIMKIM:

1. Pemohon wajib datang ke kantor KBRI
2. Pemohon mengisi formulir aplikasi dengan tinta hitam atau biru.
3. Pemohon wajib membawa paspor lama
4. Pada saat pengambilan foto, pemohon:
• Tidak diperbolehkan menggunakan lensa kontak
• Harus berpakaian rapi dan tidak berwarna putih (kecuali memakai jas atau blazer warna gelap)
• Rambut harus berwarna natural

Alur SIMKIM

Peralatan SIMKIM telah sampai di KBRI

 

PErsiapan instalasi alat SIMKIM di KBRI
(Visited 1,143 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *