KBRI Kuwait kembali memulangkan 58 WNI-O

KBRI Kuwait: Setelah 323 orang WNI overstayer sejak Januari 2015 berhasil dipulangkan dari Kuwait, pada tanggal 11 November 2015 KBRI Kuwait kembali memulangkan 58 WNI tidak berdokumen resmi (overstayer) yang ada di Kuwait dengan menggunakan penerbangan Qatar Airways QR 1083 pada pukul 23.05 waktu setempat. Dijadwalkan rombongan akan tiba di bandar udara Soekarno-Hatta pada tanggal 12 November 2015 pukul 15.15 WIB.

Duta Besar RI untuk Kuwait Tatang Budie Utama Razak berkesempatan kembali melepas dan memimpin doa secara langsung. Dalam pesannya Duta Besar Tatang menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia saat ini terus bekerja keras untuk memulangkan seluruh WNI overstayers di berbagai belahan dunia. Hal ini perlu didukung penuh oleh seluruh komponen masyarakat agar program ini dapat berjalan sesuai dengan harapan kita semua. Dalam hal ini Pemerintah Indonesia tidak hanya membiayai seluruh proses pemulangan dari negara asal WNIO ke kampung halaman masing-masing, akan tetapi juga Pemerintah memberikan program pelatihan serta pemberdayaan agar para WNI Overstayers yang tiba di tanah air mampu berwirausaha.

Berdasarkan data dari pihak imigrasi Kuwait pada tahun 2015, saat ini tercatat jumlah WNI sebanyak 8.887 dengan rincian 5.499 TKW Pembantu Rumah tangga dan sisanya adalah tenaga profesional dan tenaga formal beserta keluarga. Sementara itu WNI Overstayers di Kuwait saat ini diperkirakan jumlahnya hanya tinggal ratusan orang. Untuk itu KBRI Kuwait terus berupaya keras untuk menangani dan mengatasi masalah overstayers tersebut dan diharapan akhir tahun 2016 tidak ada lagi WNI Overstayers. Sementara itu, TKW PLRT yang harus ditampung di KBRI dalam tahun 2015 (Januari-Oktober) sebanyak 30 orang. Berbagai langkah dan upaya terus dilakukan termasuk melakukan interview kepada TKI yang dilayani KBRI yang dilakukan oleh staf, pejabat diplomatik hingga Duta Besar untuk memastikan TKI di Kuwait mendapat hak-hak sepenuhnya dan sebagai cara untuk deteksi dini.

Sebagai catatan, sebelum penghentian pengiriman TKI PLRT ke Kuwait diberlakukan pada tahun 2009, KBRI menangani dan harus menanggung lebih dari 1.000 TKI PLRT di KBRI karena kasus gaji tidak dibayar, tindak kekerasan/penganiayaan dan pelecehan seksual serta adanya ribuan WNI overstayers yang mayoritas TKI PLRT yang lari dari majikan.

Kuwait, 11 November 2015

 

Referensi: Berita di copy dari Pages FB KBRI Kuwait

(Visited 858 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *