Kenaikan Biaya Kesehatan di Kuwait Berlaku Hari Ini Kecuali untuk pasien berikut

Menteri Kesehatan Dr. Jamal Al-Harbi mengatakan pada hari Sabtu bahwa kenaikan biaya perawatan medis untuk ekspatriat tidak termasuk kasus darurat dan kritis. Manajer kepala rumah sakit dan bangsal dianjurkan untuk melihat setiap kasus dan mengambil keputusan yang diperlukan sehubungan dengan pembayaran biaya, menteri tersebut mengatakan dalam siaran persnya.

Pembayaran yang lebih tinggi untuk perawatan medis telah diberlakukan karena beban keuangan yang berat ditanggung oleh Kementerian Kesehatan, katanya.

Kementerian Kesehatan telah menanggung biaya tinggi untuk operasi medis, peralatan, obat-obatan, laboratorium dan berbagai persediaan medis, kata Menteri Al-Harbi.

Non-Kuwaiti yang memiliki visa kunjungan akan mendapatkan perawatan medis dengan biaya yang berlaku tambahnya. Sementara itu, juru bicara resmi Kementerian Kesehatan. Dr. Ahmad Al-Shatti, mengatakan mengenakan biaya lebih tinggi untuk perawatan medis “seiring dengan kenaikan harga obat-obatan medis dan teknologi modern global.”

Biaya asuransi kesehatan akan tetap tidak berubah di KD 50 untuk ekspatriat, KD 40 untuk istri dan KD 30 untuk anak-anak.  Kasus yang dikecualikan mencakup anak-anak ekspatriat yang menderita kanker dan berusia kurang dari 12 tahun, wanita non-Kuwait yang menikah dengan seorang ibu Kuwait, ibu non-Kuwait, anak-anak dari seorang ibu Kuwait yang menikah dengan seorang non-Kuwait.

Biaya yang baru tersebut adalah:
A. Kesehatan Umum
1. Klinik : 2 KD
2. Casualty : 5KD
3. OPD : 10 KD
4. Rawat Inap (Kamar umum) : 10 KD/hari
5. Rawat Inap (Kamar privasi) : 50 KD/hari
6. ICU : 30 KD/Hari
Casualty dan OP sudah termasuk biaya obat, x-ray dan pemeriksaan rutin
Tidak termasuk tindakan pembedahan , investigasi lab dan x-ray khusus.

B. Melahirkan
1. Reception : 10 KD
2. Melahirkan Normal : 50 KD (Termasuk proses kelahiran, ultrasound, pemeriksaan, 3 hari di rumah sakit).

C. Jantung
1. Diagnosa kateter : 90 KD
2. PEmasangan Stent(cincin) : 250 KD/Stent

Pasien tanpa iqomah
Mereka tidak berhak mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan umum kecualy jika mereka harus masuk ke Rumah sakit karena kasus emergency (Casualty, Wards atau ICU)

Pasien yang dibebaskan dari biaya
1. Mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari kementrian pendidikan Kuwait
2. Semua karyawan MOH termasuk anak dan pasangan mereka.
3. Para narapidana
4. Istri dari Kuwaiti dan ibu dari Kuwaiti
5. Social welfare resident
6. Anak dari Ekspat dengan ibu Kuwaiti sampai mereka menjadi dewasa
7. Para pembantu rumah tangga
8. Bidun dengan kartu yang valid dari MOI
11. Anggota utusan negara yang tinggal di Kuwait

 

(Visited 731 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *