Ketegangan Iran-Saudi terjadi atas penyebab tragedi Mina

Arab Saudi dengan tegas menolak kritik dari  Iran mengenai penanganan haji  setelah Teheran menuntut penyelidikan atas tragedi Mina. Pemimpin Iran sebelumnya dengan sangat kritis menuduh  pemerintah Saudi bersalah atas apa yang mereka katakan adalah penanganan keamanan yang salah telah menyebabkan tragedi hari Kamis (24/9) di Mina.

“Saya percaya Iran harusnya lebih tahu dengan apa yang terjadi daripada bermain politik dengan tragedi yang menimpa orang-orang yang melakukan kewajiban agama yang paling suci mereka,” kata Menteri Luar Negeri Adel Al-Jubeir, menurut AFP.

“Saudi telah memiliki sejarah panjang menghabiskan sumber daya yang luar biasa untuk menjalankan haji untuk memastikan bahwa para peziarah yang datang ke sana melakukannya dengan sukses,” katanya. “Dan kita akan mengungkapkan fakta-fakta ketika mereka muncul. Dan kami tidak akan menyimpan sesuatu apapun. Jika kesalahan dibuat, yang membuat mereka akan bertanggung jawab, “kata Al-Jubeir. “Dan kami akan memastikan bahwa kita akan belajar dari ini dan kami akan memastikan bahwa hal itu tidak terjadi lagi. Saya ingin mengulangi lagi ini bukan situasi yang dapat digunakan untuk bermain politik.

“Saya berharap para pemimpin Iran akan lebih masuk akal dan lebih bijaksana berkaitan dengan orang-orang yang tewas dalam tragedi ini, dan menunggu sampai kita melihat hasil dari penyelidikan.” Sementara itu, Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan kepada Presiden Iran Hassan Rouhani bahwa tragedi haji tidak harus meningkatkan ketegangan antara Arab Saudi dan Iran, (Reuters).

Mengutip pejabat Iran, Asharq Al-Awsat, mengatakan: “Tragedi dimulai ketika sekelompok 300 orang peziarah asal Iran mulai bergerak dari Muzdalifa langsung ke Jamarat, bukannya menuju kamp mereka sebagai umumnya dilakukan oleh Haji peziarah, menunggu waktu yang ditetapkan untuk kelompok mereka. Kemudian mereka bergerak ke arah yang berlawanan di jalan 203 di mana insiden berawal”
kelompok peziarah Iran kemudian menunggu beberapa waktu dan tidak bergerak dalam arah yang berlawanan. Ini meningkatkan tekanan dan mendorong para peziarah untuk keluar di jalan, yang tidak lebih luas dari 20 meter.

 

Sumber:arabnews

(Visited 577 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *