Kuwait memberi kesempatan melegalkan status bagi Para Pelanggar Hukum Residensi

Kementerian Dalam Negeri telah mengumumkan inisiatif baru yang lebih manusiawi bagi mereka yang melanggar Hukum Residency dengan memungkinkan mereka untuk melegalkan status mereka, membayar denda dan meninggalkan negara Kuwait tanpa menutup kesempatan bagi mereka untuk kembali.

Tidak seperti di Amnesty/Kanun,  denda dari pelanggar izin tinggal tidak akan diampuni dan harus dibayar. Namun bagi mereka yang tidak datang secara sukarela dan kemudian tertangkap oleh petugas keamanan akan dideportasi dan dilarang kembali setelah mereka membayar denda.

Dalam pernyataan pers, Direktur Jenderal Departemen Humas dan Keamanan Media di Kementerian Dalam Negeri Brigadir Adel Al-Hashash mengungkapkan departemen  urusan residensi di seluruh Kuwait  telah siap untuk menerima mereka yang ingin memperbaiki status mereka, membayar denda dan meninggalkan negara Kuwait tanpa harus di blacklist

Al-Hashash menjelaskan siapa terbukti melanggar Hukum Residency akan ditangkap akan dideportasi setelah membayar denda. Dia mendesak kepada para pelanggar dan mereka yang menghadapi kasus ini agar mempercepat meluruskan status mereka atau merequest meninggalkan negara Kuwait setelah membayar denda, dengan kemungkinan kembali pada aplikasi residensi baru selama mereka memenuhi persyaratan.

Ia menjelaskan tanggungjawab  hukum bukan hanya pada para pelanggar tetapi juga berlaku pada sponsor mereka dimana mereka bersembunyi. Dia mengatakan adalah tanggung jawab sponsor untuk melaporkan para pekerja kaburan, apakah mereka tahu keberadaan mereka atau tidak. Dia menambahkan petunjuk yang disebutkan di atas yang dikeluarkan untuk setiap departemen yang bersangkutan untuk berurusan dengan pelanggar hukum  dan sponsor mereka sesuai dengan prosedur yang berlaku, baik dalam meluruskan status atau membayar denda, kalau tidak maka mereka akan menghadapi tindakan keras ketika mereka ditangkap.

Ia menegaskan badan keamanan bersangkutan mengejar para pelanggar hukum dan penjahat tergantung pada informasi sidik jari digital untuk memeriksa catatan kriminal dari setiap penjahat dengan surat perintah penangkapan. Dia menyarankan warga untuk selalu membawa Civil ID  mereka dan mendesak sponsor untuk memperbaharui izin tinggal karyawan mereka sebelum berakhir. Dia menegaskan bahwa kampanye keamanan akan terus dilakukan, Ia  menyatakan penangkapan baru-baru ini banyak dilakukan pada kantor domestic labor palsu, selain razia di berbagai bagian negara Kuwait memberikan hasil positif untuk departemen yang bersangkutan. Dia menegaskan penangkapan besar-besaran selama kampanye dilakukan baru-baru ini oleh badan keamanan yang bersangkutan termasuk orang-orang yang melanggar residensi dan tenaga kerja hukum, ketertiban umum, peraturan lalu lintas, pemalsuan dan kasus lainnya. “Kampanye terus dilakukan untuk  meningkatkan kesadaran pada para pelanggar hukum dan sponsor mereka dalam upaya untuk mendorong mereka untuk cepat memperbaiki status mereka atau meninggalkan negara Kuwait tanpa harus di blacklist.

Hal ini juga memberikan informasi tentang akibat hukum yang menanti mereka yang gagal untuk melegalkan status mereka dan yang berusaha bersembunyi dari hukum, “ia memperingatkan.

 

sumber: arabtimesonline

(Visited 1,052 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *