MoH : Tidak ada kasus virus Zika terdeteksi di Kuwait

Tidak ada kasus virus Zika nyamuk, yang tersebar di negara-negara Amerika Latin, yang terdaftar di Kuwait, MoH mengatakan dalam sebuah pernyataan, menegaskan kemampuannya untuk mendeteksi infeksi terkait.

MoH telah melakukan pemeriksaan menyeluruh secara nasional terhadap serangga serangga penyebab virus dan tidak ada bukti bahwa nyamuk Aedes aegypti, yang membawa virus Zika, ada di Kuwait, Asisten Wakil Kesehatan Masyarakat Dr Majida Al-Qattan mengatakan dalam sebuah pernyataan. Dia mengatakan Depkes telah melakukan kontak dengan kantor regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengetahui perkembangan terbaru tentang virus dan bagaimana berurusan dengan itu.

Qattan mengatakan Depkes menginstruksikan semua rumah sakit dan klinik untuk segera menghubungi departemen kesehatan preventif dan laboratorium untuk mengadopsi langkah-langkah pencegahan yang diperlukan dalam kasus mereka jika menemukan tanda-tanda virus Zika pada setiap pengunjung. Dia mengatakan virus tidak akan menular antara manusia tetapi melalui nyamuk, yang hanya bisa terjadi jika seseorang melakukan perjalanan ke negara-negara yang terjangkit serangga tersebut.

Qattan mengatakan gejala virus Zika berupa demam, ruam kulit dan radang mata, yang mungkin berlangsung selama 2-7 hari. Dia mengatakan WHO belum menerbitkan travel warning ke negara-negara yang terinfeksi, namun Kemkes menasihati agar menghindari bepergian ke negara-negara yang terjangkit Zika kecuali jika diperlukan. WHO mengatakan sebelumnya hari ini bahwa kenaikan cacat lahir di Amerika Latin itu diduga kuat disebabkan oleh wabah virus Zika.

Virus Zika dapat memengaruhi kehamilan, dan menimbulkan risiko cacat bawaan pada anak. Bayi yang lahir dengan microcephaly yaitu kondisi medis di mana lingkar kepala lebih kecil dari normal karena otak tidak berkembang dengan baik. Sang anak akan memerlukan pemantauan dan perawatan seumur hidup. Tidak ada obat, dan anak-anak ini akan menderita keterlambatan perkembangan dan kognitif.

 

sumber:kuwaittimes

(Visited 198 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *