MP Meminta agar Ekspat tidak dibolehkan menggunakan obat di rumah sakit umum

MP Safa Al-Hashem kemarin terus menargetkan ekspatriat di Kuwait dengan menyerukan agar pihak berwenang untuk berhenti memberikan obat-obatan di klinik umum dan rumah sakit untuk pasien asing.

Hashem, satu-satunya perempuan di antara 50-anggota majelis nasional, mengatakan dalam proposal terbaru bahwa KD 1 dan KD 2 biaya ekspatriat membayar di klinik dan rumah sakit, harus dianggap sebagai biaya dokter tanpa termasuk obat-obatan.

Saat ini, pasien ekspat membayar hak mereka untuk konsultasi dokter, menerima pengobatan dan melakukan uji laboratorium hampir benar-benar gratis. Dalam proposalnya, Hashem menyebutkan agar obat-obatan di klinik dan rumah sakit umum di khususkan hanya untuk pasien Kuwait dan ekspatriat harus membeli obat mereka dari apotek swasta dan toko obat.

Dia mengatakan, usulan itu akan menghemat biaya dalam jumlah besar dari obat-obatan yang memerlukan anggaran yang besar dari pemerintah. Hal ini juga akan menyelesaikan keruwetan di klinik umum dan rumah sakit dan juga menguntungkan sektor medis swasta.

Ekspatriat wajib membayar biaya asuransi kesehatan tahunan sebesar KD 50 per tahun. Pembayaran ini merupakan prasyarat untuk memperoleh atau memperbaharui izin tinggal. Selain itu, ekspatriat membayar biaya untuk pelayanan medis terutama x-ray dan radiologi , operasi, rawat inap dan untuk beberapa pemeriksaan laboratorium. Mereka juga sudah tidak diperbolehkan menggunakan lebih dari obat-obatan dasar dan banyak obat-obatan mahal telah dibatasi, dalam prakteknya untuk warga negara Kuwait saja.

Kementerian Kesehatan telah menyatakan rencananya untuk menaikkan biaya pelayanan medis bagi para ekspatriat dalam waktu dekat. Hashem telah menargetkan ekspatriat dengan proposal yang menyudutkan sejak ia terpilih untuk majelis nasional baru November lalu.

 

 

sumber: http://news.kuwaittimes.net/website/mp-proposes-ban-govt-medicine-expats/

 

(Visited 322 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *