Pembangunan Kilang minyak Al Zour Tertunda Karena Besarnya Biaya Konstruksi

Start-up dari kilang minyak Al Zour Kuwait ditunda setelah meningkatnya biaya konstruksi memaksa Kuwait National Petroleum Co (KNPC) untuk mencari lebih banyak uang untuk membiayai pembangunan kilang kata juru bicara KNPC kemarin. Pejabat sebelumnya mengatakan start-up diperkirakan pada akhir 2018 atau awal 2019 dengn biaya pembangunan fasilitas sebesat 4 miliar KD ($ 13,3 Billion)
.
Namun juru bicara KNPC mengatakan kepada Reuters melalui telepon: “Kami mencari dana tambahan untuk memulai pemberian (kontrak). Kami sudah terlambat dua bulan dan kami tidak tahu kapan kita akan mendapatkan dana tambahan” kata KNPC dalam sebuah pernyataan bahwa permintaan dana tambahan ke pemerintah akan disampaikan kepada Supreme Petroleum Council, badan perminyakan tertinggi Kuwait.

Perusahaan tidak mengatakan kapan permintaan mungkin disetujui atau berapa banyak KNPC uang tambahan diperlukan, tetapi harian Kuwait mengutip kepala eksekutif perusahaan Mohammed Ghazi Al-Mutairi mengatakan jumlah itu diperkirakan KD 800 juta. Pembangunan kilang minyak dengan kapasitas 615.000 barel per hari awalnya telah direncanakan lebih dari satu dekade yang lalu, dan akan menjadi yang terbesar di Timur Tengah, tetapi proyek itu telah berulang kali tertunda oleh maslah birokrasi dan politik termasuk ketegangan antara parlemen Kuwait dan kabinet.

KNPC mengatakan telah meminta perusahaan yang telah mengajukan bid pada proyek tersebut untuk memperpanjang tanggal validitas bid mereka sampai memperoleh dana tambahan. Tawaran terhadap salah satu
kontrak, terkait dengan tank farm, tidak memenuhi spesifikasi sehingga perusahaan mengundang untuk re-bidding dan menetapkan 7 Juli sebagai tanggal submit. Kilang minyak Al Zour akan memproduksi diesel, minyak tanah dan nafta untuk di ekspor dan Low Sulfur Fuel Oil untuk power station domestik.

 

 

sumber:kuwaittimes

(Visited 387 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *