Persenjataan Teroris Dalam Jumlah Besar ditemukan di Kuwait

Tiga anggota sebuah grup yang di duga  teroris  ditangkap kemarin dan penyimpanan besar persenjataan dan bahan peledak disembunyikan di sebuah peternakan di Abdaly ditemukan, Kementerian Dalam Negeri mengumumkan dalam sebuah pernyataan kepada pers.

Gudang senjata, tersembunyi di dalam sebuah lubang dalam tanah yang telah dilapisi dengan beton, termasuk 56 roket peluncur granat, puluhan senjata dan ribuan kilo bahan peledak.

Pemilik peternakan itu adalah seorang Kuwait berusia 47 tahun, tersangka HA, ditangkap bersama seorang tersangka kedua. Tiga senjata api dan amunisi ditemukan di rumahnya. Tersangka ketiga (HT) ditangkap dengan tiga tas yang berisi senjata api dan amunisi dan berbagai jenis bahan peledak.

2

hh

Ketiga pria mengaku bergabung dengan kelompok teroris dan memiliki senjata dan bahan peledak dan menunjukkan ke polisi di mana mereka di sembunyikan. Otoritas keamanan terus melakukan penyelidikan untuk menangkap tersangka lainnya yang masih buron.

Tim bahan peledak bekerja untuk mengeluarkan peluncur RPG dari peternakan Al-Abdaly, beserta senjata api, amunisi dan bahan peledak yang ditemukan di rumah. Dalam sebuah pernyataan  mengatakan senjata dan bahan peledak ditemukan adalah sebagai berikut: 19 Ton berbagai amunisi, 144 kilo dari berbagai TNT dan bahan peledak, PE4, 65 berbagai senjata api, RPG, 204 granat tangan di samping detonator listrik. Para tersangka tetap ditahan.

Ini adalah sel teror ketiga yang terungkap di Kuwait terungkap dari penyelidikan sejak tanggal 26 Juni saat bom bunuh diri di masjid Imam Al-Saddiq di Kuwait City oleh seorang warga Saudi. Sebanyak 29 orang ditangkap sehubungan dengan serangan itu, pihak berwenang sedang menjajaki hukuman mati untuk 11 dari mereka.

Kemudian pada tanggal 31 Juli, pemerintah Kuwait mengumumkan penemuan kelompok lain empat orang, semua warga negara Kuwait, juga diduga terhubung dengan militan Negara Islam di Irak merencanakan serangan di emirat. Keempat orang tersebut ada dalam dalam tahanan.

 

Sumber : kuwaittimes

(Visited 1,668 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *