Persyaratan Mendapatkan Surat Pengantar Nikah di Kuwait

Sahabat Indonesia di Kuwait, menikah di Kuwait secara resmi dapat dilakukan baik antara sesama WNI ataupun pernikahan campuran antara WNI dengan Non-WNI. Untuk melakukan pernikahan maka surat pengantar pernikahan diperlukan. Berdasarkan surat edaran di KBRI, prosedur untuk mengajukan surat pengantar nikah dari KBRI Kuwait, pemohon perlu melengkapi dokumen-dokumen dari Instansi pemerintah daerah domisili pemohon yaitu antara lain:

1. Surat keterangan model N1,N2,N3,N4,N5, N6 dari kelurahan/desa wilayah domisili pemohon

2. Surat Rekomendasi untuk menikah di luar negeri dari kantor urusan agam (KUA) wilayah domisili pemohon

3. Surat izin orang tua (ayah) pemohon yang ditandatangani orang tua pemohon di atas materai, diketahui oleh kepala desa/lurah (disertai nama jelas, tandatangan dan stempel) dan diketahui oelh kepala KUA (disertai nama jelas, NIP,  tandatangan dan stempel).
Jika  orang tua (ayah)pemohon sudah meninggal, maka surat ijin diberikan oleh kakak, atau adik laki-laki pemohon atau paman dari pihak ayah dengan melengkapi surat keterangan kematian orang tuadari kelurahan/desa.

4. Surat keterangan belum menikah dari kelurahan/desa bagi pemohon yang belum pernah menikah.

5. Akte cerai bagi pemohon yang berstatus janda cerai

6. Surat keterangan kematian dari kelurahan/desa bagi pemohon yang berstatus janda mati.

7. Surat keterangan tidak berkeberatan dari majikan bagi pemegang Visa 20.

8. Surat keterangan Identitas dari kedutaan masing masing untuk perkawinan campuran

9. Foto copy kartu keluarga

10. Photo copy akte kelahiran

11. Photo copy passport masing masing pemohon

12. photo copy civil id masing masing pemohon

13. pas photo 4×6 masing masing 2 lembar.

 

 

(Visited 1,376 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *