Seorang berkebangsaan Mesir ditangkap karena merencanakan aksi teror di Kuwait

Seorang berkebangsaan Mesir telah mencoba untuk menabrakkan sebuah truk ke kendaraan lain yang membawa lima orang tentara Amerika dalam sebuah serangan bom bunuh diri yang gagal kemarin. Kementerian dalam negeri mengidentifikasi penyerang sebagai Ibrahim Suleiman, lahir pada tahun 1988. Dikatakan dia mengemudi truk pembersih pada saat serangan itu, dan menderita beberapa patah tulang dan cedera. Kementerian menambahkan lima tentara tersebut tidak terluka.

Sumber-sumber keamanan mengatakan bahwa tersangka dibawa ke rumah sakit di bawah pengamanan ketat. Detektif menemukan item yang mencurigakan termasuk spanduk Negara Islam, sabuk bunuh diri dan bahan peledak di dalam truk. penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung untuk menemukan jika tersangka memiliki kaki tangan. Kementerian dalam negeri mengatakan dalam sebuah pernyataan pers sebelumnya “tersangka mungkin terkait dengan apa yang disebut kelompok Negara Islam”.

Kuwait adalah pendukung sekutu AS setelah Perang Teluk yang dipimpin Amerika tahun 1991 yang mengakhiri pendudukan Irak. Polisi juga berjanji meningkatkan keamanan menjelang peringatan Syiah dari Ashoura pekan ini. Dua warga Iran ditangkap dalam beberapa hari terakhir untuk mengambil foto-foto “mencurigakan” di masjid husseiniyas. Sebuah bom bunuh diri terjadi pada tahun 2015 menargetkan sebuah masjid Syiah di Kuwait City dan menewaskan 27 orang.

 

 

sumber: kuwaittimes

(Visited 547 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *