Tes Sampel DNA akan di mulai pada personel Militer

Kementrian Dalam Negeri telah mulai mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan peraturan kewajiban tes DNA, mengutip harian Al-Rai harian.

Menurut harian, penerapan hukum akan dimulai dengan mengumpulkan sampel dari personil militer.
Menambahkan bahwa kementerian telah membentuk sebuah komite beranggotakan 8 orang yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Departemen Investigasi Umum Mayor Jenderal Fahad Al-Dousari untuk membagikan peraturan eksekutif hukum setelah mempelajari pengalaman internasional di bidang ini.

Sumber menegaskan bahwa database DNA akan terbatas pada investigasi kriminal saja, dan akan digunakan dalam kasus-kasus pidana dan bencana dan bukan untuk masalah lain kecuali atas perintah Jaksa Penuntut Umum dan dengan persetujuan dari pemilik DNA.

(Visited 120 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *