Grand Mosque, Edisi tempat wisata di Kuwait#3

Terletak di jantung kota, Grand Mosque adalah Masjid resmi Kuwait terbesar, perayaan agama resmi hanya diadakan di masjid ini. Penduduk setempat menyebutnya sebagai Masjid Al-Kabir dengan luas total 46.000 meter persegi sekitar 6 kali luas lapangan bola. Bangunannya sendiri mencakup 20.000 meter persegi. Grand Mosque secara internasional terkenal dengan arsitektur Islam yang sangat indah dan telah menjadi salah satu landmark yang paling berharga Kuwait. Memang, pembangun dan desain untuk menciptakan masjid ini cukup menguras tenaga dan dana. proyek ini dimulai pada tahun 1979 dan akhirnya selesai tujuh tahun kemudian pada tahun 1986 dengan biaya sekitar KD 14 juta.

Terletak di seberang Bursa Efek dan Al Istana Seif, masjid ini tidak kelihatan begitu megah dari luar seperti halnya jika dilihat dari dalam, bangunannya memiliki luas 20.000 meter persegi. Pengunjung dan wisatawan dapat mengunjungi masjid setiap minggu pagi hari di 09:00 dan dapat mengikuti tur gratis. Wisatawan wanita juga dapat meminjam jilbab dan abaya jika mereka tidak memilikinya. Ruang sholat utama memiliki ruangan terbesar dengan 4 kolom dan dengan lantai ruang yang dapat mengampung hampir 10.000 orang jamaah.

[shashin type=”albumphotos” id=”6″ size=”medium” crop=”n” columns=”2″ caption=”y” order=”date” position=”center”]

Grand Mosque adalah contoh yang jelas dari gaya arsitektur Islam konvensional dan juga memakai banyak desain struktural Persia terutama seperti kubah besar utama, Setelah memasuki masjid, pengunjung akan tertegun oleh kemegahan daun emas. Gipsum yang diukir dengan tangan menambahkan keindahan tekstur masjid, Kubah masjid memiliki tinggi 43 meter dan 26 meter diameter. Empat lampu megah yang digantung pada kubah yang dikaitkan dengan sabit tembaga. Kubah itu dihiasi dengan Asma al-hosna, 99 nama Allah, sebagaimana terungkap dalam Quran. Pengunjung dapat melihat kata-kata menyatu dengan pola geometris karena mereka lingkaran di sekitar kubah di Masjid Agung yang ditulis dan dirancang oleh Hamid Haddad yang merupakan salah satu kaligrafer yang paling terkenal di Timur Tengah.

Di bawah halaman timur, terdapat parkir mobil 5-tingkat yang dapat menampung hingga 600 mobil yang juga dapat digunakan sebagai daerah sholat untuk mengakomodasi membanjirnya jamaah khususnya selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Menara masjid yang terletak di sudut barat laut menyerupai arsitektur Andalusia. Masjid ini memiliki sepuluh gerbang terbuat dari kayu langka. Warna dan kaligrafi yang luar biasa yang dirancang sedemikian rupa. Gaya arsitektur geometris Masjid ini memiliki kemiripan dengan karakteristik lokal dari padang pasir dan Teluk.

Sepintas gambaran tentang Grand Mosque dapat anda lihat melalui video berikut:

 

 

(Visited 654 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *