Kuwait Tower, Edisi tempat wisata di Kuwait#1

Kuwait Tower adalah tiga menara ramping yang berlokasi di Arabian Gulf Road daerah Sharq yang menjadi icon dan landmark utama Kuwait, seperti halnya di Indonesia yang kita kenal sebagai tugu Monas. Sejarah pembangunan Kuwait Tower berawal dari tahun 1962, setelah kurang dari setahun Kuwait mendapatkan kebebasan dari Inggris. Desain dilakukan oleh arsitek Swedia Malene Björn dan Sune Lindström dari Vatten-Byggnadsbyzan (VBB) kontraktor Belgrade ditugaskan untuk sebagian besar pekerjaan struktur yang selesai antara tahun 1975 dan 1976.

Tujuh bulan pendudukan Irak yang dimulai pada tanggal 2 Agustus 1990, ketika Irak menginvasi Kuwait telah meninggalkan kerusakan di Kuwait. Kuwait diselamatkan kedaulatannya setelah perang darat 100 jam yang dimulai pada tanggal 25 Februari. Pasukan Saddam bermaksud untuk menghapus semua landmark dari Kuwait juga termasuk Menara Kuwait. Tentara Irak sengaja menghancurkan ‘utilitas listrik dan menghancurkan fasilitas interior selain menyebabkan kerusakan pada menara. Kerusakan Kuwait Towers (diperkirakan 75 persen) diperbaiki pada tahun 1991. Biaya perbaikan itu diperkirakan KD 2 juta. Pada 26 Desember 1992, Menara Kuwait secara resmi dibuka kembali untuk umum oleh Nasser Al-Roudhan, Menteri Keuangan dan Perencanaan pada waktu itu.

Kuwait Tower yang dibangun pada Maret 1979 terdiri dari area seluas 38.000 m² dengan dua menara utama dan satu menara kecil. Ketinggian menara utama adalah 187 meter dan terdiri dari Ground Floor, Main Sphere dan Viewing Sphere. Menara utama memiliki ‘restoran, kafe dan ruang untuk tamu, Bulatan bawah terbgai atas dua kompartemen, kompartement bagian atas terdiri dari restoran untuk 90 orang dan di bagian bawah nya tangki air 4.500 meter kubik. Masih di menara utama, terdapat viewing sphere terletak pada ketinggian 123 meter di atas permukaan laut, ia dapat berputar 360 ° setiap 30 menit sehingga pengunjung dapat mengalami panorama Kuwait City.

[shashin type=”albumphotos” id=”5″ size=”medium” crop=”n” columns=”2″ caption=”y” order=”date” position=”center”]

Menara kedua berfungsi sebagai reservoir air dan tinggi 147 meter dengan kapasitas 4.500 Meter kubik. dan Tower ketiga terdiri dari peralatan listrik untuk menerangi dua menara yang lebih besar dan pasokan listrik untuk beberapa daerah di Kuwait City.

Sebagai bagian dari proyek distribusi air, Menara Kuwait dirancang oleh arsitek Denmark Malene Bjorn dan dikelola oleh perusahaan engineering Swedia VBB (sejak tahun 1997 disebut Sweco). Sebelum pembangunan menara Kuwait, Sune lindstorm, Kepala arsitek sudah mendirikan lima buah menara “jamur” untuk menampung air yang dikenal sebagai Abraj Kuwait , tapi Amir Kuwait menginginkan desain yang lebih indah untuk menara keenam. Lindstorm membuat sepuluh desain yang berbeda dan tiga dipresentasikan kepada Amir, dan akhirnya beliau memilih yang satu ini.

 

 

(Visited 1,161 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *