Enaknya tempe made in Kuwait, kisah para pengusaha tempe di Kuwait

Bagi sahabat Indonesia di Kuwait, tempe merupakan makanan yang selalu di rindukan dan salah satu obat rasa kangen kampung halaman di karenakan tempe adalah makanan khas asal Indonesia yang sangat lezat. Tempe  merupakan makanan hasil fermentasi kedelai dengan menggunakan jamur, tempe rasanya lezat, harganya murah dan mengandung banyak mafaat, didalam tempe terkandung karbohidrat, lemak, protein, serat, vitamin serta komponen anti bakteri yang bermanfaat untuk kesehatan. Di Indonesia mungkin tempe tahu identik dengan makanan murah tapi kini tempe menjadi bintang kuliner di Amerika, Jepang tidak terkecuali di Kuwait tentunya dan informasi tentang tempe dan komunitas tempe di Kuwait akan kita bahas dalam info berikut ini.

Tidak seperti makanan kedelai lain seperti tahu yang sejarahnya berasal dari cina atau jepang, tempe ini merupakan penganan asli asal indonesia, makanan tradisional ini sudah di kenal sejak berabad abad tahun lalu terutama dalam budaya masyarakat jawa khususnya jogjakarta dan surakarta, awalnya tempe diproduksi dari kedelai hitam yang berasal dari masyarakt tradisional jawa yang dikembangkan didaerah mataram jawa tengah serta berkembang sebelum abad ke 16, kata tempe diduga berasal dari kata bahasa jawa kuno, ada zaman jawa kuno terdapat yang berwarna putih terbuat dari tepung sagu yang disebut tmpi, tempe segar yang juga berwarna putuih terlihat memiliki kesamaan dari makanan tumpi tersebut selain itu terdapat rujukan mengenai tempe dari tahun 1875.

Dalam sebuah kamus bahasa jawa-belanda, sumber lain mengatakan bahwa pembuatan tempe diawali semasa era tanam paksa di jawa, pada saatu itu masyarakat jawa terpaksa menggunakan hasil perkebunan seperti singkong, ubi dan jua kedelai sebagai sumer pangan selain itu ada pula pendapat yang mengatakan bahwa tempe mungkin diperkenalkan oleh para orang-orang tionghoa yang juga memproduksi makan sejenis yaitu koji kedelai yang difermentasikan, selanjutnya teknik pembuatan tempe menyebar keseluruh indonesia. Sejalan dengan peyebaran masyarakat jawa yang berimigrasi keseluruh penjuru tanah air.

Di Kuwait, tempe bukan hal yang sulit untuk di peroleh di karenakan beberapa komunitas dan orang orang Indonesia yang tinggal di Kuwait menyalurkan keterampilan dan hobby mereka dengan memproduksi tempe. Pak Budi Untoro contohnya, beliau berada di Kuwait sejak tahun 2000 dan bekerja sebagai perawat di Rumas Sakit Adan, Kuwait. Awalnya di mulai dari pertemanan dengan Bapak Taiqif dari Purbalingga. Beliau belajar ke pak Taiqif sebelum kembali ke Indonesia di tahun 2003, rasa penasaran dan keinginan terus mencoba akhirnya Pak Budi berhasil membuat tempe yang berkualitas dan akhirnya banyak teman temannya berguru kepadanya. Sebenarnya awalnya tempe ini di bagikan ke tetangga tetapi banyak yang mengusulkan untuk di jual karena rasanya yang enak. Kewalahan dengan pesanan yang terus bertambah, akhirnya tahun 2014 beliau bersama beberapa  pengurus TPA(Taman Pengajian Alquran) PERWIRA membuat grup produksi tempe dengan varian tahu yang di motori oleh pak Sadikin yang tidak tanggung tanggung berguru ke pabrik tahu di Indonesia.

Produknya sempat bertengger di etalasi Al Baha (Pasar produk makanan asia) tapi saat mereka meminta license akhirnya penjualannya ia hentikan. Saat ini produksi tempe Pak Budi dan kawan kawan merambah area Ahmadi, abuhalifa, mahbula, salwa, salmiya, farwaniya, hawaly, riggae, jabriya, khaitan, ardiya bahkan hahra. “senangnya kalau semuanya habis, tapi sedihnya kalau produksinya gagal dan banyak costumer yang butuh tapi gak kebagian”, katanya. Bagi yang mau menghubungi beliau bisa langsung menelepon nomer 66753554. Berikut foto   produksi tempe pak Budi antara lain:

Tempe Siap Jual
Tempe Siap Jual
Kedelai olahan
Kedelai olahan
Kedelai olahan
Kedelai olahan
Proses fermentasi
Proses fermentasi

Salah satu kisah lain berasal dari ibu Liana atau di facebook lebih di kenal dengan Meedo Farouk, sudah tinggal cukup lama di Kuwait sekitar 16 tahun. Berawal dari rasa ingin tahu dan iseng membuat tempe tahu ternyata mendapatkan sambutan yang luas dari kawan kawannya. Suka duka dalam membuat tempe tahu ini jika kostumer merasa senang dengan buatannya dan sedihnya jika produksinya gagal dikarenakan komposisi ragi yang kurang pas. Baginya yang paling berkesan ketika suatu saat ia membuat tempe dan ternyata temannya memposting tempe buatannya di FB dan memberi komen “terimakasih, tempe tahu buatanmu bagus”.

tempe buatan Ibu Liana (Meedo Farouk)
tempe buatan Ibu Liana (Meedo Farouk)
Tahu  buatan Ibu Liana (Meedo Farouk)
Tahu buatan Ibu Liana (Meedo Farouk)

Lain halnya dengan Ibu Siti Qomariyah atau di Facebook dikenal dengan nama Dima Ahmed. Ibu rumah tangga 2 anak ini sudah bermukim di kuwait selama 10 tahun. Ia baru memulai bisnis tempe sejak 3 tahun yang lalu atau tepatnya di tahun 2012. Awalnya hanya untuk mengisi kekosongan waktu, tapi ternyata dapat menjadi hobi yang menguntungkan dan bermanfaat. Selain menjual tempe Ibu Qomariyah juga menjual varian tahu kuning. Ibu Qomariyah juga menjual berbagai varian penganan tempe misalnya kripik tempe dan krupuk tempe.

Kripik tempe buatan Ibu Qomariyah (Dima Ahmad)
Kripik tempe buatan Ibu Qomariyah (Dima Ahmad)
Krupuk tempe buatan Ibu Qomariyah (Dima Ahmad)
Krupuk tempe buatan Ibu Qomariyah (Dima Ahmad)
Ttempe buatan Ibu Qomariyah (Dima Ahmad)
Ttempe buatan Ibu Qomariyah (Dima Ahmad)
Tahu Kuning  buatan Ibu Qomariyah (Dima Ahmad)
Tahu Kuning buatan Ibu Qomariyah (Dima Ahmad)

Selain mereka masih ada beberapa masyarakat Indonesia di Kuwait yang juga memproduksi tahu tempe dengan rasa yang sangat enak dan admin  Indonesia di Kuwait tidak bisa menyebutkan satu persatu, tentunya sebagai masyarakat penikmat tempe dan tahu, kita patut berterimakasih kepada kiprah mereka yang telah mengobati rasa kangen kita terhadap penganan asli Indonesia yaitu  Tahu dan Tempe.

(Visited 1,180 times, 1 visits today)

2 thoughts on “Enaknya tempe made in Kuwait, kisah para pengusaha tempe di Kuwait

  • October 4, 2015 at 9:45 pm
    Permalink

    Enakya pasti awet dan muantepp pesan ya ni no. 69640448

    Reply
  • May 11, 2016 at 9:14 am
    Permalink

    salam….

    Boleh tau no telp yg bisa dihub dimana utk beli tahu bu Meedo farouk dan krupuknya bu Qomariyah.
    jazzakillaah khair

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *